Laporan Praktikum Perancangan Percobaan (PTN202)
RANCANGAN ACAK KELOMPOK FAKTORIAL (RAKF)
Nama : Zurya Daini
NPM : 2205109010xxx
No Komputer : 09
Laboratorium Statistika Dan Sosial
DEPARTEMEN PROTEKSI TANAMAN
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS SYIAH KUALA
DARUSSALAM-BANDA ACEH
2024
RANCANGAN ACAK KELOMPOK FAKTORIAL (RAKF)
A. Definisi dan Syarat Penggunaan
Rancangan Acak Kelompok Pola Faktorial Adalah terdiri dari dua
peubah bebas atau faktor (A dan B) dan kedua faktor tersebut saling
diduga berinteraksi dan kedua faktor tersebut termasuk dalam lasifikasi
silang. Terdapat satu peubah pengganggu atau sampingan yang disebut
kelompok dan tidak berinteraksi dengan peubah lainnya.
Percobaan Faktorial dengan rancangan dasar Rancangan Acak Kelompok
(RAK) adalah percobaan dimana faktor yang dicobakan lebih dari satu
faktor dan menggunakan RAK sebagai rancangan percobaannya. Rancangan ini
dipilih apabila satuan percobaan yang digunakan tidak seragam, sehingga
perlu pengelompokan, sedangkan pada RAL Faktorial, satuan percobaan
relatif seragam sehingga tidak perlu adanya pengelompokkan. Pada
prinsipnya percobaan RAK Faktorial sama dengan percobaan RAK tunggal
yang telah dibahas sebelumnya namun dalam percobaan ini terdiri dari dua
faktor atau lebih.
Rancangan
ini dipilih apabila satuan percobaan yang digunakan tidak seragam,
sehingga perlu pengelompokan, sedangkan pada RAL Faktorial, satuan
percobaan relatif seragam sehingga tidak perlu adanya pengelompokkan.
Pada prinsipnya percobaan RAK Faktorial sama dengan percobaan RAK
tunggal yang telah dibahas sebelumnya namun dalam percobaan ini terdiri
dari dua faktor atau lebih.
B. Kelebihan dan Kekurangan
Adapun kelebihan dari RAKF antara lain :
- Dapat menghemat waktu dan biaya
- Dapat diketahui interaksi 2 faktor dan besar pengaruh utama
Adapun kekurangan dari RAKF antara lain:
- Makin banyak faktor yang di teliti, perlakuan kombinasi meningkat
- Analisis perhitungan lebih sukar.
C. Model Matematis RAKF
Hijk = π + Ki + Pj + Pk + (Pj x Pk) + eijk
Keterangan :
Hijk = Hasil akibat perlakuan ke-j dan perlakuan ke-k pada kelompok ke-i
π = Nilai tengah umum
Ki = Pengaruh kelompok ke-i
Pj = Pengaruh faktor perlakuan ke-j
Pk = Pengaruh faktor perlakuan ke-k
Pj x Pk = Interaksi perlakuan ke-j dan perlakuan ke-k
Eijk = Eror akibat perlakuan ke-j dan perlakuan ke-k pada kelompok ke-i
i = 1, 2, …., k (k = kelompok)
j = 1, 2, …., p ke-1 (p = perlakuan ke-1)
k = 1, 2,…... p ke-2 (p = perlakuan ke-2)
D. Menganalisis Data dengan Menggunakan SPSS Pada Rancanagn Acak Kelompok Faktorial
Data RAKF
Langkah 1. Jalankan software SPSS untuk memulai membuat kerangka pengolahan.
Ketika
membuka program SPSS, akan ada dua windows yang muncul yang pertama
untuk Data dan yang kedua yaitu untuk Output setelah menganalisis.
Tampilan SPSS Bagian Data
Tampilan SPSS Bagian Ouput
Langkah 2. Isilah kolom Name dengan perlakuan Faktor_V dan perlakuan Faktor_N, ulangan_blok_kelompok dan hasil_Gabah pada Variable View.
Langkah 3: Selanjutnya pada kolom Decimals disesuaikan berapa banyak desimal yang akan digunakan.
Langkah 4 : Selanjutnya kolom Label diisi sesuai yang kita amati pada skripsi, seperti gambar di bawah ini.
Langkah 5 : Mengisi bagian Values dimana :
a.
Klik Values Perlakuan Faktor_V dengan mengisi kotak Value dengan angka
dan kotak Label dengan kode perlakuan yang diamati pada skripsi seperti
pada gambar sampai semua perlakuan dimasukkan lalu klik OK.
b.
Klik Values Perlakuan Faktor_N dengan mengisi kotak Value dengan angka
dan kotak Label dengan kode perlakuan yang diamati pada skripsi seperti
pada gambar sampai semua perlakuan dimasukkan lalu klik OK.
c. Klik
Values Ulangan_Blok_Kelompok dengan mengisi kotak Value dengan angka
dan kotak Label dengan kode kelompok yang diamati pada skripsi seperti
pada gambar, kemudian klik Add dan seterusnya sampai semua perlakuan
dimasukkan lalu klik OK.
Langkah 6. Kemudian Klik Data View pada bagian bawah, lalu masukkan data sesuai dengan data yang tersedia, seperti pada gambar di bawah ini.
Langkah 7. Selanjutnya untuk menganalisa data dilakukan dengan klik menu Analyze → General Linear Model → Univariate.
Langkah 8. Selanjutnya "Hasil Gabah" dimasukkan ke Dependent Variable dengan menekan gambar panah yang ada di samping Dependent Variable. Lalu "Perlakuan Penelitian (Perlakuan V dan N)" di masukkan ke Fixed Factor. Blok_Kelompok_Ulangan dimasukkan karena ini merupakan rancangan acak kelompok faktorial.
Dependent Variable
Fixed Factor
Langkah 9. Kemudian Klik Model → Custom → Lalu pilih Main Effect → import Blok_Kelompok_Ulangan, "Perlakuan_ Faktor V" dan “Perlakuan_Faktor N” dari kolom Factors & Covariates ke kolom Model → Continue.
Langkah 10. Lalu, type Main Effect diganti kembali menjadi Interaction dan
blok dengan menekan Shift lalu tekan "Perlakuan_Faktor V" serta
"Perlakuan_Faktor N" dan pindahkan dari kolom kiri ke kolom kanan hingga
tampilannya seperti gambar di bawah ini kemudian pilih Continue.
Langkah 11. Untuk melakukan uji lanjut, maka pilih Post Hoc. Klik Post Hoc → import Blok_Kelompok_Ulangan , " Perlakuan_Faktor V" dan “Perlakuan_Faktor N” dari kolom Factors ke kolom Post Hoc Tests for → pada
kolom Equal variances Assumed, checklist jenis uji lanjutan yang akan
digunakan sesuai dengan kebutuhan dan tujuan misalnya LSD, Tuckey dan
Duncan → Continue → Ok.
Langkah 12. Klik Option Klik EM Means dan kemudian pindahkan bagian (OVERALL) ke kolom Display Means for, seperti pada gambar di bawah ini → Continue.
Langkah 13. Selanjutnya pada bagian Display → Klik Bagian Desciptive Statistics dan Homogeneity Tests → Klik Continue.
Langkah 14. Setelah itu → Kembali ke kotak univariate → Klik Ok. Selanjutnya akan muncul lembaran Output.
Analisis
Output RAKF
Youtube :
Referensi :
Komentar
Posting Komentar